17 November 2020

Suara Nias

HD-Firman: Dulu Menyeberang ke Pulau Butuh 6-9 Jam, Sekarang Hanya 2 Jam



Nias Selatan, SuaraNias.Com - Pasangan Calon Wakil Bupati Nias Selatan nomor urut 1, Firman Giawa mengatakan bahwa dulu masyarakat Nias Selatan yang hendak menyeberang ke Kepulauan baru dan sekitarnya menggunakan waktu sekitar 6-9 jam, saat ini dimasa pemerintahan Hilarius Duha hanya memakan waktu selama 2 jam saja. Hal itu dikarenakan Pemerintahan Hilarius Duha sudah menyediakan transportasi kapal cepat untuk menyeberang ke pulau-pulau terluar Kabupaten tersebut.


Hal tersebut disampaikan Firman Giawa saat menjawab pertanyaan Moderator Debat Publik terkait penyelarasan pembangunan di semua bidang, apa diperlukan dalam mewujudkan pendapatan Nias Selatan yang terus meningkat serta menata dan mengatur moda transportasi di pulau-pulau yang ada di Kabupaten Nias Selatan.


Debat publik antar Paslon tersebut digelar oleh KPU Kabupaten Nias Selatan balai persekutuan Teluk Dalam Nias Selatan, Rabu 11/11/2020.


"Dalam hal pengadaan transportasi, sudah dimulai masa Pemerintahan Hilarius Duha di mana saat ini sudah ada kapal dari sibolga ke Teluk Dalam dan sudah berjalan dengan normal. Kemudian kapal antar teluk dalam ke kepulauan yang 7 kecamatan di kepulauan sudah berjalan juga. Dimana dulu kalau kita tempuh adalah 6 jam sampai 9 jam, sekarang dengan kapal cepat paling lama 2 jam bisa kita kesana. Inilah program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintahan Hilarius dan ini akan kita lanjutkan ke depan dengan kerjasama dengan DPRD Kabupaten Nias Selatan," tegasnya.


Dalam hal masalah penyelarasan pembangunan transportasi di Kabupaten Nias Selatan, Firman Giawa mengatakan ada dua hal yang penting yaitu sarana dan prasarananya.


"Contohnya terminal. Pembangunan terminal di Kabupaten Nias Selatan juga sudah masuk dalam program kami bila dipercaya masyarakat memimpin Nias Selatan ini," ujarnya.


Tentang pelabuhan, Firman Giawa menuturkan bahwa pelabuhan wajib terus dibangun di Kabupaten Nias Selatan.


"Begitu juga dengan bandara udara, bandara udara yang sudah dimulai dan walaupun belum diakui tadi oleh wakil paslon 2. Saya jelaskan bahwa masa pemerintahan HD tahun 2020 ini telah dianggarkan dalam perencanaan dan sudah masuk program dalam RPHMD dan sudah ada kesepakatan antara pemerintah daerah dengan DPRD untuk melanjutkan pembangunan Bandara Silambo sebagai pintu gerbang wisatawan yang datang di Kabupaten Nias Selatan," tuturnya.


semua masalah transportasi tersebut dijelaskan akan terus dilakukan pembangunannya. Pemerintah HD juga menjelaskan telah mengajukan proposal kepada Pemerintah Pusat supaya ada bantuan yang di kucurkan membantu masalah transportasi di Nias Selatan tersebut.


"Kita harus tau juga bahwa Nias Selatan wajib ada pembangunan jalannya. untuk apa kalau ada transportasi kalau jalannya belum dibangun, di Pemerintahan nomor urut 1 nantinya HD-Firman telah memprogramkan dalam misi bahwa pembangunan yang sudah dijalankan pemerintahan Hilarius Duha akan ditindaklanjuti bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nias Selatan," tambahnya. (*)

Suara Nias

Sisara Afo Suara Nias

SuaraNias.Com merupakan media online yang berkedudukan di Kepulauan Nias, Media ini mengabarkan sejumlah informasi terhangat baik dari dalam Kepulauan Nias maupun diluar Kepulauan Nias. Ya'ahowu

Subscribe to this Blog via Email :